Jogja memang nggak pernah kehabisan tempat wisata menarik. Lagi-lagi destinasi wisata hits muncul lagi di Jogja. Setelah sebelumnya tebing breksi dan jam matahari, kini muncul lagi wisata ala ala di Cangkringan, Sleman. Namanya The Lost World Castle. Destinasi ini terbilang baru. Bahkan belum jadi malahan. Ya begitulah anak muda Indonesia, selalu update dengan sesuatu yang hits dan kekinian. Mau tahu nggak kaya gimana The Lost World Castle ini.

The Lost World Castle sebenarnya adalah bangunan berbentuk benteng memanjang. Kalau sekilas mirip tembok besar China, tentunya dalam versi mini, Berada di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, The Lost World Castle memang jadi daya tarik wisata tersendiri. Bangunan berbentuk kastil yang masih dalam proses konstruksi ini terletak di bawah kaki Gunung Merapi. Daerah ini merupakan salah satu daerah terdampak paling parah erupsi pada tahun 2010 lalu. Kini, dengan pemandangan Merapi yang memukau, The Lost World Castle bakal jadi salah satu destinasi instagrammable di Jogja.The Lost World Castle dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektar di desa Kepuharjo. Daerah ini pernah hangus dilalap erupsi Gunung Merapi beberapa tahun yang lalu. Seolah-olah ingin mengingatkan akan dahsyatnya bencana tersebut, tempat ini disebut sebagai The Lost World atau dunia yang sudah hilang.

Keunikan Nama dan Arsitekturnya

Tidak mengherankan kalau tempat wisata ini cepat menjadi terkenal dan viral di media sosial. Bentuk bangunan atau arsitekturnya memang unik. Dari luar, bentuknya memang seperti kastil, sesuai dengan namanya. Banyak yang bilang The Lost World Castle mirip sekali dengan Benteng Takeshi yang ada di acara reality show terkenal dari Jepang itu. Beberapa orang juga menyebut bangunan ini mirip dengan The Great Wall atau tembok besar dari Cina. Bangunan The Lost World Castle memang memiliki tembok berwarna kelabu yang tinggi dengan pos-pos penjagaan setiap beberapa meternya. Mirip seperti benteng sebelum memasuki wilayah kerajaan atau kompleks istana. Ide bentuk bangunan ini harus diakui cerdas secara komersial karena sukses menarik perhatian pengunjung bahkan sebelum tempat ini resmi dibuka. The Lost World Castle dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektar di desa Kepuharjo. Daerah ini pernah hangus dilalap erupsi Gunung Merapi beberapa tahun yang lalu. Seolah-olah ingin mengingatkan akan dahsyatnya bencana tersebut, tempat ini disebut sebagai The Lost World atau dunia yang sudah hilang.

Harga Tiket masuk The Lost World Castle

Ternyata, The Lost World Castle sudah soft opening sejak tanggal 19 Januari lalu. Tadinya, tempat ini terbuka begitu saja untuk umum. Pengunjung belum diminta untuk membayar tiket masuk pada saat itu. Setelah soft opening, pengunjung sudah mulai membayar tiket masuk walaupun masih dengan harga diskon. Menurut keterangan yang tertera pada tiket, harga tiket masuk sebenarnya adalah Rp 60.000,00 per orang. Namun selama masa soft opening, pengunjung mendapat diskon hingga 75% sehingga hanya perlu membayar Rp 15.000,00 per orang. Dibandingkan dengan sebagian besar tempat wisata di Yogyakarta lainnya, harga tiket ini termasuk mahal. Semoga saja fasilitasnya sama menariknya nanti.

Rute perjalanan menuju The Lost World Castle ( Maps )

Fasilitas Apa Saja Sih?

The Lost World Castle sepertinye lebih ke wisata edukasi. Walaupun belum 100% selesai pengerjaannya, fasilitas yang diberikan sudah cukup lumayan. Ada permainan seperti sepeda roda tiga yang diberi nama Luge lintasan kurang lebih 300meter menurun dengan harga sekali jalan Rp.10.000. Ada kursi yang terdapat banyak Pedang, referensi bisa cari di instagram dengan hastag #TheLostWorldCastle.

Selain itu lokasi The Lost World Castle memang cocok sebagai tempat untuk mencari foto terbaru mengisi feed instagram. Ada lokasi rumah suku indian, spot kuda mau loncat, dan yang pasti Kastil dan pemandangan gunung merapi yang selalu bikin juara. Selain biaya tiket, pengunjung The Lost World Castle juga perlu membayar retribusi sebesar Rp 6.000,00 dan parkir Rp 2.000,00. Kalau-kalau kemalaman dan harus menginap, pengunjung bisa mencari penginapan terdekat dengan tarif sekitar Rp 50.000,00 per malam. Karena belum selesai dibangun, belum ada restoran atau kafe kecil di lokasi wisata.

 

Kategori: Info Wisata Jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *